13 Ton Kayu Olahan Ilegal di Kampung Balak Telah Di Amankan Polres Meranti

Jajaran Kepolisian Resor  Kepulauan Meranti berhasil mengamankan 13 ton kayu olahan diduga tanpa dilengkapi dokumen dan tidak diketahui siapa pemilik hasil hutan tersebut.

“Saat ini kayu olahan itu sudah kami amankan dan dipasangi police line,” kata Kapolres Meranti AKBP Barliansyah Sik, Rabu (13/9/2017).

Penemuan ratusan potong kayu bulat tersebut terungkap setelah mendapat informasi dari masyarakat.

Kemudian ditindaklanjuti petugas dengan langsung menyisir sungai dan menemukan ratusan kayu di lokasi Perairan Kampung Balak Desa Tanjung Peranap, Kecamatan Tebingtinggi Barat, Kabupaten Kepulauan Meranti pada Senin (11/9/2017) sekitar pukul 01.00 WIB.

Barliansyah mengatakan, saat kayu ditemukan, pemiliknya tidak ada di tempat. “Kasus itu kini masih dilakukan penyelidikan oleh Satreskrim Polres Meranti,” ujarnya.

redaksiR7

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *