Ahmi Septari: Melalui JAPNAS Mari Kita Bentuk Pengusaha Pemula Menjadi Pengusaha Nasional

Menumbuh kembangkan jumlah dan semangat para pelaku wirausaha tidak semua tanggung jawab pemerintah. Pihak-pihak yang punya kepedulian terhadap kewirausahaan, baik instansi pendidikan, asosiasi-asosiasi, komunitas maupun individu-individu yang mempunyai kapabilitas dibidang tersebut diharapkan dapat silih bantu mewujudkan salah satu program pemerintah yakni menjadikan sektor ekonomi kreatif yang didalamnya melibatkan sektor wirausaha sebagai tulang punggung perekonomian nasional untuk masa depan.
Saat ini pemerintah daerah sudah melakukan perubahan dari yang dulunya bisnis masih memakai sistem tradisional kini sudah beralih ke sistem digital berbasis online, “ujar Bupati Bengkalis dalam hal ini diwakili oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan Ibu Hj. Umi Kalsum saat membuka Seminar Nasional Startup di Industri Kreatif Jaman Now Berbasis Digital, Sabtu 31/03.
Turut hadir di acara seminar  Mahasiswa Politeknik Bengkalis dalam hal ini merupakan tugas akhir mereka, serta narasumber yang sudah berskala pangusaha nasional salah satunya Ahmi Septari yang merupakan seorang pengusaha yang sdh kenyang dengan pengalaman bisnis,  sekaligus founder di Jaringan Pengusaha Nasional (JAPNAS), Muhammad Mufid Lutfi Advisor Gamebrott.com dan Wadir 3 Politeknik Negeri Bengkalis Bapak Tengku Widodo.
Seminar dibuka langsung oleh narasumber pertama Ahmi Septari selaku Ketua Umum dan Founder Jaringan Pengusaha Nasional (JAPNAS), dalam isi seminarnya Ahmi mengatakan, “Dalam berwiraswata tentu mempunyai plus minus, dimana salah satunya sumber pendapatan yang bervariatif dan infinitif sedangkan minusnya adalah harus terus berfikir kreatif dengan modal yang selalu flexible, apakah kita pengusaha mau seperti ini?¬† Tentu jawabanya TIDAK! Nah supaya kita tidak terpuruk dan ketinggalan diera teknologi mari kita beralih melalui BISNIS ONLINE dengan tujuan mencetak entrepreneur yang berhasil, cemerlang,”pungkas Ahmi.
Sementara itu Suhaimi sebagai penyelenggara menjelaskan,” Bahwa tugas seorang mahasiswa adalah bagaimana untuk menjadi entrepreneur yang siap menghadapi era digital yang peluangnya lebih menjanjikan dan pasti, “tutupnya.
redaksiR7

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *