Ahmi Septari: Perindo Riau Sesalkan Paham Radikal Susupi Kampus

Keresahan melanda akademisi di Riau. Ini menyusul penangkapan tiga terduga teroris yang merupakan alumnus salah satu universitas di Riau.

Ketua DPW Partai Perindo Riau, Ahmi Septari mengingatkan kepada pihak universitas dan masyarakat agar lebih waspada akan paham radikalisme dan terorisme yang menyelinap masuk ke Perguruan Tinggi (PT) di Riau.

“Kita syok melihat gerakan ekstrim bisa masuk di dalam kampus. Pasca-kejadian ini kami minta warga tetap tenang dan tidak panik atas penangkapan terduga teroris,” kata Ahmi Septari saat dihubungi, Senin (4/6/2018).

Menurutnya aksi terorisme melanda beberapa wilayah di Indonesia menjadi pelajaran berharga untuk lebih meningkatkan kepekaan dan kewaspadaan. Pasalnya, pergerakan teroris bisa menyusup ke segala arah.

Apalagi kampus seolah menjadi lahan empuk bagi mereka untuk merangkul anak muda masuk dalam jaringan terorisme.

“Memang target mereka anak muda agar bisa penetrasi karena notabene masih labil. Karenanya, Perindo Riau menghimbau pada pihak universitas lebih waspada dengan cara menggalakkan kegiatan kampus,” ujarnya.

Dia mengaku wilayah Riau berbatasan dengan Malaysia dan Singapura rentan dimasuki jaringan teroris.

Artinya, jaringan yang terbentuk bukan hanya memiliki komunikasi lintas daerah tetapi juga lintas negara.

Patut bagi pemerintah dan aparat terkait untuk fokus melakukan pemantauan dan pengawasan dari semua sisi.

“Pemerintah dan aparat harus lebih memperketat penjagaan dari segala sisi baik udara, laut dan darat,” tegasnya.

Ahmi menambahkan doktrin yang berujung aksi teroris sudah menjalar di berbagai tingkatan masyarakat, tidak hanya pada kalangan atau kelas ekonomi tertentu.

“Termasuk penggunaan media sosial harus diperhatikan efisiensinya dan jangan mudah terpengaruh serta terhasut ajaran ekstrim,” ungkapnya.

Karenanya dalam penanggulangan terorisme, Perindo Riau ikut mengintensifkan komunikasi dengan semua pihak.

Termasuk bidang keorganisasian masyarakat dan publik untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat Riau.

“(Terkait) Masalah ini, kami langsung berkoordinasi dengan seluruh kegiatan kepemudaan Perindo dan semua masyarakat,” katanya.

redaksiR7

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *