Akibat LPG 3kg Langka, DPRD Ini Harus Dikaji Ulang

Wakil Ketua Komisi B DPRD Riau, Karmila Sari meminta izin pangkalan ditinjau ulang. Hal ini untuk mencegah adanya ‘permainan’ untuk menyelewengkan peredaran elpiji 3 kg ini.

“Untuk mencegah adanya permainan elpiji 3 kg ini adalah izin. Kalau sudah masalah perizinan, mereka yang berniat melakukan penyelewengan tentu akan berpikir ulang,” terang Karmila, Senin (18/12/2017).

“Tentu mereka (pangkalan) berpikir berapa kerugiannya kalau tidak lagi menjual elpiji. Jadi izin dulu yang kita benahi. Kalau tidak cocok dengan syarat dan prosedur, ya sudah, cabut izinnya,” tambah karmila.

Karmila mengaku bahwa pihaknya selalu menjalin komunikasi dengan Pertamina dan Disperindag terkait dengan ketersediaan elpiji 3 kg ini. Namun, lanjutnya, kondisi yang terjadi di lapangan tentu berbeda.

“Kalau kita selalu berkomunikasi dengan Pertamina dan Disperindag. Namun, kondisi yang terjadi di lapangan, tentu yang lebih tahu mereka, Pertamina dan Disperindag. Jadi, kalau ada pangkalan yang menyalahi prosedur dan aturan, cabut saja,” pungkasnya.

redaksiR7

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *