Azis Zainal: Efesiensi Anggaran THL akan Dirumahkan

Kabar tentang bakal dirumahkan para Tenaga Harian Lepas (THL) dan honorer di kabupaten Kampar telah membuat resah para THL dan honorer. Rencana pengurangan ini ternyata memang diakui Bupati Kampar H Azis Zaenal demi efisiensi anggaran.

Aziz mengungkapkan, meskipun ada rencana pengurangan tenaga honorer tersebut, tapi bila dianggap diperlukan ia masih mempersilahkan menggunakan tenaga honorer atau THL tersebut.

“Kalau pegawai (honorer) dianggap diperlukan, silahkan. Tapi kebijakan kemaren kita sepakat tak perpanjang lagi. Kan ada pegawai kita yang pensiun setiap tahun. Nah ini kita utamakan pegawai honorer tadi kita terima tentu dengan tes. Pegawai kita kalau mau yang bermutu tentu dengan melalui tes lah. Jangan sampai seumur-umur menjadi pegawai honor, kasihan kita,” beber Azis.

Dikatakan Azis, setiap tahun ada sekitar 250 hingga 300 orang ASN yang pensiun. Untuk mengganti yang pensiun ini ia berjanji mengutamakan pegawai honorer sebagai pengganti melalui tes.

Ketika ditanya mengenai THL dari profesi guru yang kini menjadi tulang punggung kelancaran belajar mengajar di sekolah, Azis menjawab bahwa kebutuhan tenaga guru saat ini sedang dihitung. “Sedang dihitung. Guru kita lihatlah. Saya nggak tahulah, ini kan kebijakan kepala dinas semua,” terangnya.

Menurut Azis belanja pegawai di Kampar cukup besar yakni mencapai Rp 1 triliun lebih. Sementara belanja langsung hanya Rp 600 miliar lebih. Belanja pegawai ini tahun depan direncanakan turun mencapai Rp 112 miliar. Untuk belanja pegawai honorer dan THL ini tidak masuk dalam belanja pegawai.

“Pegawai kontrak itu tak masuk pembiayaan pegawai, itu beda dengan pegawai. Itu sampai kadis masing-masing tak sampai di meja bupati,” pungkas Azis.

redaksiR7

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *