Disetujui Praperadilan PT Hutahean, Polda Riau Lengkapi Penyidikan Untuk Melawan

Sampai saat ini DitresKrimsus Polda Riau masih menindaklanjuti atas putusan Praperadilan Pengadilan Negri Pekanbaru, dengan melengkapi proses penyidikan yang dinilai dalam Prapid tidak maksimal dan masih ada kekurangan.

“Itu semua terkait atas penetapan tersangka dugaan perambahan kawasan hutan menjadi perkebunan oleh PT Hutahean, yang ketika itu putusan Praperadilan disebutkan jika pengadilan mengabulkan permohonan prapid yang diajukan pihak perusahaan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Polda Riau, Kombes pol Gidion Arif Setiawan, Senin (30/4/2018).

Tambah Gidion, saat ini penyidik DitresKrimsus Polda Riau melakukan penyidikan dalam konteks perbaikan atas berkas penyidikan yang mereka lakukan. Dalam hal ini, penyidik masih memerlukan keterangan dari ahli guna memperkuat alat bukti dugaan pidana.

“Dilanjutkan penyidikan yang menurut Prapid itu perlu dibenahi dalam konteks penyidikan. Itu yang akan kita perbaiki,” jelas Gidion.

Lebih lanjut, jika Vonis Prapid tidak langsung memutuskan proses penyidikan yang dilakukan penyidik. “Prapid itu kan justifkasi, tidak memutuskan penyidikan berhenti atau penyidikan batal cuma menjustifikasi dalam konteks untuk menguatkan penyidikan masih perlu ada hal yang harus dilakukan,” tegasnya.

Sebelumnya, Pengadilan Negeri (PN) Pekanbaru mengabulkan gugatan Preperadilan (Prapid) yang diajuian oleh PT Hutahean atas penetapan tersangka perusahaan itu oleh Polda Riau dalam kasus dugaan alih fungsi lahan.

redaksiR7

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *