DPRD Pekanbaru Menawarkan Solusi Atas Polemik Taxi Online dan Konvensional

Keberadaan taksi serta ojek online di Pekanbaru memberikan banyak perubahan terhadap sistem transportasi. Hal ini dirasakan dirasakan masyarakat. Karena merasakan langsung manfaat taksi maupun ojek online ini.

Anggota DPRD Pekanbaru, Zaidir Albaiza, menyebutkan bahwa keberadaan taksi dan ojek online tersebut menunjukkan kemajuan Kota Pekanbaru. Karena sebelum Pekanbaru, kota-kota besar lainnya sudah duluan memiliki angkutan umum berbasis aplikasi ini.

“Kita sadari keberadaan taksi dan ojek online ini banyak membantu aktivitas masyarakat kita,” sebut Zaidir, Selasa (19/9/2017).

Untuk itu, ia menyayangkan adanya aksi persaingan yang tidak sehat dan berujung bentrokan antara taksi online dengan taksi konvensional. Menurut politisi PKB ini, peran pemerintah diperlukan agar kedua taksi ini bisa berdampingan. Pemko perlu membuat aturan yang bisa membuat persaingan kedua jenis taksi ini sehat.

“Kalau saat ini persaingan belum sehat. Taksi konvensional dikenakan banyak pajak, sementara yang online tidak,” sebut Zaidir.

Oleh sebab itu, tegas  Zaidir, peran pemerintah sangat penting agar bisa tetap menjadi kota dengan tujuan investasi terbaik. Pemerintah harus bisa membuat aturan yang bisa membuat kedua taksi ini bisa berusaha berdampingam.

“Kita tahu bahwa teknologi ini selalu lebih maju di banding aturan, namun tidak bisa dibiarkan terus begini,” sebutnya.

Selain itu Zaidir juga meminta agar taksi online tetap patuh pada aturan yang ada dalam beroperasi. Demikian juga dengan taksi konvensional, ia meminta agar pelayanan terus ditingkatkan sehingga mampu bersaing secara global.

Semoga Terlaksana Pak Dewan

redaksiR7

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *