Edwar Sanger: Aksi Ahoker di Pekanbaru, hmmmm Hanya Ikutan

Pj Walikota Pekanbaru, Edwar Sanger, meminta warga Kota Pekanbaru tetap menjaga kedamain, ketentraman, dan kebersamaan yang sudah lama terpupuk di Ibukota Provinsi Riau ini.

Apa yang dikatakan Edwar Aanger ini terkait aksi sejumlah orang di Kota Pekanbaru, mengatasnamakan simpatisan Basuki Thahja Purnama alias Ahok, dalam dua hari belakangan ini dengan membakar 1.000 lilin di Tugu Perjuangan, Jalan Diponogoro.

Edwar Sanger tak ingin, dalam aksi Ahoker itu ada aksi tandingan yang nanti bisa bermuara tidak kondusifnya Kota Pekanbaru.

“Pekanbaru ini sudah aman dan damai, jadi tidak perlulah kita adakan aksi-aksi yang mengakibatkan pecah belahnya masyarakat Pekanbaru. Ya, saya rasa tak perlu ada aksi Ahoker,” ucap Edwar Sanger, Ahad (14/5/2017).

Hukum yang sudah berjalan, kata Edwar Sanger, biarlah berjalan dengan apa adanya. Karena itu telah ditetapkan, jadi hargai proses hukum itu.

Sebagaimana diketahui, Basuki Thahja Purnama alias Ahok divonis 2 tahun penjara terkait kasus penodaan agama Islam ketika menyampaikan pidato di Pulau Seribu.

Setelah Hakim menjatuhkan hukuman tersebut, Ahok langsung ditahan di Lapas Cipinang. Akan tetapi, baru satu hari Ahok dipindahkan ke Mako Brimob Depok, Jawa Barat.

Terkait penahan terhadap Ahok tersebut, para Ahoker sibuk menggelar aksi 1.000 lilin untuk meminta dibebaskan karena mereka beranggapan Ahok tidak bersalah.

Aksi para Ahoker ini juga merembes ke Pekanbaru. Jumat (11/5/2017), bertepatan dengan Hari Raya Waisak, Ahoker Pekanbaru beraksi di Tugu Perjuangan. Kemudian Sabtu (12/5/2017) malam, mereka kembali berniat melakukan hal yang sama namun ada sejumlah masyarakat yang cinta damai dan kebersihan yang terlebih dahulu “mengusai” Tugu Perjuangan sehingga Ahoker batal menggelar aksi.

redaksiR7plus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *