Hati-hati Warga Pekanbaru Dampak Paracetamol, Caffein, Carisoprodol (PCC),

Heboh Pil Paracetamol, Caffein, Carisoprodol (PCC), Dinas Kesehatan (Diskes) Pekanbaru menerbitkan surat edaran kepada klinik dan puskesmas. Surat edaran tersebut berisi agar klinik dan puskesmas menyosialisasikan dampak pembelian obat tanpa resep dokter.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Pekanbaru, Helda S Munir. “Kita sudah kirim edaran untuk disosialisasikan dampak penggunaan obat-obat tanpa resep berbahaya,” ujarnya kepada Senuju.com.

Saat ditanya apakah Pil PCC ada di Pekanbaru, Helda menyebutkan belum ditemukan. “Sampai saat ini belum ada laporan,” katanya.

Untuk itu Helda meminta masyarakat yang terbiasa membeli obat tanpa resep agar teliti. “Kita berharap membeli obat sesuai dengan mana yang umum mana yang harus ada resep dokter. Bagi masyarakat yang biasa membeli obat sendiri agar lihat dosis dan kedaluarsa. Bagi pengelola klinik agar mematuhi surat edaran,” sebut Helda.

Seperti yang diberitakan sebelumnya Pil PCC termasuk obat ilegal dan sudah menelan korban jiwa di Sulawesi Tenggara. Pil PCC memberikan efek kejang-kejang terkadang seperti zombie bahkan halusinasi. Bahkan Bareskrim Polri telah menggerebek gudang pil PCC di Surabaya, Jawa Timur.

redaksiR7

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *