Kabar Gembira! Aturan Baru Taksi Online Bakal Diumumkan 19 Oktober

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pihaknya akan melakukan sosialisasi terkait dengan hasil evaluasi Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 26 tahun 2017 tentang transportasi online pada tanggal 19 Oktober mendatang.

Menhub mengatakan, sosialisasi ini akan melibatkan banyak pihak antaranya undang Kapolri, Menko Maritim Luhut Panjaitan, Menkominfo Rudiantara, Menteri Koperasi dan UKM, Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga, serta stakeholder lainnya, baik dari pihak taksi online maupun konvensional.

Harapannya, setelah seluruh elemen masyarakat mengetahui dan memahami tentang aturan taksi online, maka tidak ada lagi komplain serta gugatan. Dengan demikian, Mahkamah Agung (MA) tidak akan kembali menganulir pasal-pasal dalam PM 26.

“Kita akan finalkan tanggal 18, tanggal 19 kita akan bikin press conference yang akan dipimpin oleh pak Luhut sendiri,” ujarnya di Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman, Selasa (17/10/2017).

Menhub melanjutkan, aturan yang saat ini kembali dibahas tersebut akan mengakomodasi seluruh pihak, baik dari sisi taksi online, taksi konvensional maupun masyarakat. “Dari sosialisasi yang kita lakukan, justru jangankan pengemudi konvensional, pengemudi online pun mengharapkan itu diatur. Jadi mereka mengalami penurunan income juga. Kan kita juga enggak mau dengan pendapatan yang marginal,” kata Menhub.

“Kalau tarif sudah terlalu rendah, tidak mungkin pengusaha individu bisa merecover investasi yang sudah ada. Kedua, kita tidak ingin ada monopoli. Nanti akan timbul konflik horizontal,” tambahnya.

Sekadar informasi, pada 20 Juni 2017 lalu, Mahkamah Agung dalam putusan Nomor 37 P/HUM/2017 menganulir 14 pasal dalam Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) Nomor 26 tahun 2017 tentang transportasi online. Sehingga, pihak Kementerian Perhubungan harus kembali merevisi dan mengevaluasi PM 26 tersebut.

redaksiR7

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *