Lazada Adakan Lokakarya Upgrade UKM untuk Seller Pekanbaru, Tips Sukses Jualan Online

Lazada, destinasi belanja online nomor 1 di Indonesia dan Asia Tenggara, pada hari Sabtu, 07 Oktober 2017 lalu, sukses menggelar sebuah kegiatan lokakarya bagi para pelaku UMKM di kota Pekanbaru sebagai bagian dari rangkaian program roadshow #UpgradeUKM ke 11 kota besar di seluruh Indonesia. 
 
Pekanbaru merupakan kota pertama di Provinsi Riau, Sumatera, yang dikunjungi oleh tim Lazada dalam rangkaian kegiatan ini.
 
Sejalan dengan pesan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, terkait pentingnya peningkatan jumlah titik pusat perekonomian baru di Indonesia untuk merangsang tingkat ekonomi dan daya beli masyarakat, Lazada didukung oleh Bekraf, meluncurkan program roadshow #UpgradeUKM ini pada awal bulan Agustus lalu. 
 
Bekerjasama dengan Facebook dan SiCepat, Lazada akan menyapa para pelaku UMKM termasuk yang bergerak di bidang kreatif di berbagai kota untuk berbagi ilmu dan kiat mengembangkan bisnis secara online. 
 
Program ini merupakan bagian dari inisiatif #KamuJugaBisa yang diluncurkan bulan Mei lalu guna menjembatani pengembangan potensi UMKM lokal di Indonesia.
 
Antusiasme dari beragam pedagang, seller, dan pengusaha UKM kreatif di kota Pekanbaru tampak jelas ketika menyimak rangkaian kegiatan lokakarya informatif dan edukatif mengenai tren belanja online, kiat sukses menjadi penjual online berprestasi di marketplace, tips untuk mengembangkan bisnis dan mendorong pertumbuhan, serta berbagai macam solusi untuk mengatasi tantangan berjualan online. 
 
Hal ini menjadi semakin penting karena Lazada Indonesia sedang bergiat mempersiapkan para sellernya untuk menghadapi kampanye belanja online nasional yang akan jatuh pada tanggal 12 Desember 2017 nanti.
 
Achmad Alkatiri, Chief Marketing Officer, Lazada Indonesia dalam presentasi dan diskusi membagikan beberapa poin penting agar UMKM dapat sukses. 
 
“Memahami kebutuhan pelanggan dan kemajemukan Indonesia sebagai pasar adalah salah satu kunci mendasar dalam mengembangkan usaha yang kita miliki. Kita selaku wirausahawan, dituntut untuk terus menerus berinovasi dalam menghasilkan atau menghadirkan produk, serta senantiasa menjaga kualitas produk dan mutu pelayanan pelanggan dengan baik. Pada akhirnya, pelanggan yang puas akan merekomendasikan produk kita ke rekan dan kerabat mereka yang lainnya,” katanya.
 
“Melihat besarnya potensi pasar online Indonesia, sudah sewajarnya UMKM berani mengembangkan bisnisnya ke ranah digital. Bukti nyata komitmen kami dalam mendukung UMKM adalah melalui berbagai fasilitas dan fitur berjualan online tercanggih. Terlebih lagi menjelang ajang belanja online nasional pada 12 Desember nanti, dimana biasanya terjadi peningkatan tajam permintaan dari konsumen, dan para seller harus sudah siap untuk memenuhi hal tersebut. Ini merupakan sebuah momentum luar biasa dalam berbisnis, terutama gejolak belanja online masih terus bertumbuh, dan tingkat penetrasi masih tergolong rendah sehingga potensi untuk memaksimalkan penjualan dan promosi masih sangat tinggi,” lanjut Achmad.
 
Hadir menjadi salah satu narasumber di acara workshop #UpgradeUKM adalah Nadi Sarwedi Sitompul, pemilik Nasa Deal Indonesia di situs Lazada. Beliau membuka toko virtual di situs Lazada.co.id pada bulan April 2017 dengan menjual berbagai aksesioris pelengkap rumah. Hanya dalam hitungan bulan, penjualan Nadi mencapai peningkatan 100%. 
 
Berawal dari konsumen di berbagai situs e-commerce, Nadi melihat Lazada sebagai lahan basah bagi para wirausahawan yang ingin mengembangkan usaha dengan cepat dan menjangkau lebih banyak konsumen.
 
“Mengubah pola pikir kita dari berdagang konvensional menjadi digital memang tidak mudah, tetapi Lazada, sebagai marketplace ternama di Indonesia, memberikan kesempatan dan kemudahan bagi kita berjualan online di marketplace tersebut, karena mereka punya fasilitas pendampingan serta berbagai solusi untuk membantu meningkatkan angka transaksi kita. Selain itu, salah satu fasilitas yang paling dihargai oleh pelanggan saya dari Lazada adalah gratis ongkir; dengan jumlah pembelian tertentu mereka tidak perlu khawatir akan biaya onkir dan barang dapat mereka terima tanpa halangan dan tanpa hambatan, yang penting alamat kirim ditulis jelas dan lengkap. Oleh karena itulah pelanggan kini menjadi semakin yakin untuk memesan produk dari saya,” ungkap Nadi.
 
Dalam roadshow lokakarya #UpgradeUKM di Pekanbaru, peserta mendapatkan kesempatan untuk belajar dari sejumlah seller berpengalaman yang terbukti berhasil mengembangkan usahanya di situs Lazada. Lazada juga memaparkan rangkaian dukungan yang senantiasa diberikan oleh tim manajemen bagi para seller yang baru saja bergabung dengan situs belanja online terbesar tersebut.
 
Roadshow ini bertujuan untuk membantu para wirausahawan dan UKM untuk mengembangkan dan memajukan bisnis mereka ke tingkat yang lebih tinggi; khususnya bagi yang sebelumnya hanya berjualan secara offline, diharapkan nantinya mereka mampu menjangkau lebih banyak calon pelanggan dengan berdagang secara online; bagi yang semula memiliki usaha berskala kecil dapat meningkatkan kapasitas usaha menjadi menengah atau lebih besar lagi; dan tidak menutupi kemungkinan bagi yang semula usahanya hanya mencakup konsumen lokal suatu saat akan merambah pasar nasional dan global bersama Lazada. Setelah Pekanbaru, Lazada akan mengadakan lokakarya di kota Surabaya.
redaksiR7

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *