Memasuki Ramadhan Gas 3kg Langka di Kuansing

Kelangkaan gas elpiji ukuran 3 kilogram mulai dirasakan masyarakat di Kuansing sejak dua bulan terakhir. Hal ini terjadi pasca dikuranginya pasokan gas elpiji 3 kg untuk pedagang yang ada di Kuansing. 
 
Salah seorang pedagang yang juga menyediakan gas elpiji 3 kg, Hasbi asal Koto Kari, Kecamatan Kuantan Tengah, Kamis (11/5/2017) malam, mengatakan, sejak dikuranginya pasokan dua bulan terakhir elpiji 3 kg mulai langka.
 
“Biasanya gas diantar dua kali dalam satu minggu oleh agen, sekarang datangnya dua minggu sekali, kadang telat diantar,” ujar Hasbi. 
 
Bahkan pasokan gas elpiji yang datang diantar langsung oleh agen tidak seperti biasanya, jumlahnya pun dikurangi.
 
“Selain lambat datang, pasokan gas elpiji juga dikurangi dari biasanya,” jelas Hasbi.
 
Hal ini yang menyebabkan terjadinya kelangkaan gas elpiji ditengah masyarakat.
 
“Informasinya akan diganti dengan tabung yang lebih besar atau 5 kg,” katanya. 
 
Namun dirinya juga mengaku heran dengan kebijakan pemerintahan saat ini, mengingat makin sulitnya kehidupan masyarakat. 
 
“Mulai subsidi listrik dicabut dan dikuranginya pasokan gas elpiji 3 kg, serta naiknya tarif listrik saat ini,” terangnya.
 
Seperti yang dirasakan dirumah orang tuanya, biasanya satu bulan itu hanya Rp 80-85 ribu api 1.300, sekarang sudah diatas Rp 100 ribu tiap bulan.

redaksiR7plus

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *