PARAH…Pembuatan E-KTP di Pekanbaru Masih Belum Beres

Dalam waktu tiga hari berturut-turut, Dinas Administrasi Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Pekanbaru bersama tim yustisi menggelar razia KTP. Setidaknya, ratusan masyarakat Pekanbaru yang tidak memiliki E-KTP pun terpaksa harus dikenakan sanksi sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 5 tahun 2008.

Ironisnya, pemerintah sendiri tidak mampu mencetak E-KTP untuk warga yang sudah melakukan pendataan. Ada warga yang sudah berbulan-bulan melakukan pendataan, tapi tetap saja E-KTP-nya tak kunjung siap.

Kepala Disdukcapil Kota Pekanbaru, Baharuddin, menyebutkan bahwa pihaknya sudah menyiapkan sekitar 1.500 keping blanko E-KTP bagi masyarakat Pekanbaru. Jika stok blangko sudah habis, maka pihaknya akan kembali mengusulkan ke Kemendagri.

“Saat ini stok blangko E-KTP hanya tersisa sekitar 1.500 keping lagi. Stok blangko ini diperkirakan akan habis selama dua atau tiga hari ke depan,” kata Baharuddin, Jumat (27/10/2017).

Menurutnya, sekitar dua pekan yang lalu pihaknya mendapatkan pasokan blangko E-KTP dari Kemendagri sebanyak 6.000 keping.

“Dari blanko yang tersisa itu kita utamakan bagi masyarakat yang sudah lama melakukan perekaman, atau yang melakukan perubahan data,” cakapnya.

Sebelumnya, Baharuddin menyebutkan masyarakat Pekanbaru masih banyak yang belum memiliki E-KTP. Bahkan, meski sudah melakukan perekaman E-KTP di masing-masing UPTD Kecamatan, masyarakat hingga saat ini hanya mengantongi Surat Keterangan (SUKET) yang dikeluarkan Disdukcapil.

“Banyak masyarakat Pekanbaru yang belum memiliki E-KTP. Untuk itu, bagi masyarakat yang sudah lama merekam, kita akan utamakan pencetakan E-KTP nya,” ujarnya.

Ia menyebutkan, pihaknya akan terus mengejar pencetakan E-KTP, meskipun keberadaan blanko E-KTP di Pekanbaru masih sangat minim.

“Sampai hari ini ketersediaan blanko memang masih minim. Makanya secara bertahap kita ajukan permintaan blanko tersebut ke pusat. Kadang yang disetujui pun, tidak sebanyak yang kami ajukan,” tukasnya mengakhiri.

redaksiR7

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *