PUPR Beberkan Proyek-Proyek Skala Besar Tahun 2018

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau telah mengalokasikan sejumlah kegiatan pembangunan skala besar dan prioritas ‎di Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau tahun 2018.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Riau, Dadang Eko Purwanto, Ahad (3/12/2017) mengatakan, kegiatan skala besar dan prioritasnya itu diantaranya kelanjutan pembangunan Jembatan Siak IV di Pekanbaru, pembangunan jembatan layang (fly over), dan pembangunan jalan di daerah perbatasan Riau.

“‎Untuk jembatan Siak IV sekarang sudah masuk proses pengerjaannya, itu kita anggarkan Rp80 miliar. Begitu juga untuk pembangunan dua fly over di Pekanbaru itu sudah dianggarkan,” katanya.

Untuk fly over simpang SKA, sebut Dadang, pihaknya  menganggarkan sebesar Rp160 miliar. Sedangkan fly over di Pasar Arengka Pagi sebesar Rp80 miliar, yang semuanya dialokasikan di APBD 2018.

Sementara untuk pembangunan jalan di daerah perbatasan antara Riau-Sumatera Utara (Sumut) dan Riau-Sumatera Barat (Sumbar) juga menjadi perhatian Pemprov Riau. Dimana untuk diperbatasan Riau-Sumut yang berada di Panipahan dan Kubu, Kabupaten Rohil.

“Itu alokasi anggarannya Rp32 miliar tambah Rp28 miliar untuk pembangunan jalan rigid pavement di dua daerah itu‎,” paparnya.

Kemudian di perbatasan Sumbar seperti Kampar dan Rohul, tambah Dadang, pihaknya juga telah mengalokasikan anggaran, hanya saja secara bertahap karena keterbatasan anggaran.

“Kalau rinciannya itu saya tidak hafal berapa. Yang jelas semua kita kegiatan yang prioritas tetap kita perhatikan, termasuk mengenai pemeliharaan jalan provinsi di kabupaten/kota se-Riau,” pungkasnya.

Pemerintah Provinsi Riau akan membangun dua gedung lembaga vertikal di Riau yakni Mapolda dan Kejati Riau. Untuk anggaran Detail Engineering Design (DED) gedung baru tersebut sudah ada di APBD Perubahan 2017 dan pembangunannya dianggarkan di APBD murni 2018.

“DED di APBD Perubahan, nanti anggaran pembangunan ada di APBD 2018,” jelas Kepala Dinas PUPR, Dadang Purwanto beberapa waktu lalu.

Menurutnya, anggaran tersebut telah dibahas bersama dewan untuk pembangunan Mapolda Riau, yang saat ini ada di jalan Sudirman dan akan dipindahkan ke SPN.

“Anggarannya di APBD 2018, kalau tak salah sebesar Rp170 Miliar,” jelas Dadang.

Sementara itu Kepala Biro Pembangunan Setdaprov Riau, Indra, membenarkan DED untuk pembangunann gedung Mapolda Riau yang baru, masuk lelang ULP.  Saat ini masih dalam proses, sedangkan untuk pembangunan fisiknya belum masuk.

“Kalau DED ada, termasuk pembangunan gedung Kejati Riau. Fisiknya belum masuk,” jelas Indra.

Untuk diketahui selain gedung Mapolda Riau, Pemprov juga membangun gedung Kejati Riau.

Direncanakan pada tahun 2018 kedua gedung ini akan mulai dibangun, diperkirakan kedua gedung ini menghabiskan anggaran sebesar Rp250 Miliar lebih.

redaksiR7

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *