Riau Terancam Asap, Ditemukan Hotspot 17 Titik

Hujan ringan hingga sedang akan mengguyur sejumlah daerah di Riau, Kamis (1/2/2018) pada siang dan dini hari nanti. Meski demikian, sebanyak 17 titik panas (hotspot) masih terpantau di Riau hari ini. Kondisi ini bisa menjadi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) kalau tak segera diatasi.

Kasi Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Pekanbaru, Slamet Riyadi,  mengatakan hujan yang mengguyur Riau memang tidak merata di seluruh Riau.

“Hari ini potensi hujan ringan terjadi di sebagian wilayah Kota Dumai, Siak, dan Inhu. Sementara pada malam hari potensi hujan dengan intensitas ringan terjadi di sebagian wilayah Rohil dan Siak,” ujar Slamet, Kamis (1/2/2018).

Lebih lanjut dikatakannya, dini hari nanti hujan turun hampir merata di seluruh wilayah Riau dengan intensitas ringan hingga sedang dan dapat disertai petir dan angin kencang.

“Dini hari potensi hujan ringan hingga sedang yang dapat disertai dengan petir dan angin kencang di sebagian wilayah Rohil, Kota Dumai, Bengkalis, Siak, Pelalawan, Kampar, Kuansing, Inhu, Inhil, dan juga Kota Pekanbaru,” ungkapnya.

Suhu udara di Riau berada di angka 23.0 – 34.5 derajat celcius dengan kelembapan udara 50 – 97 persen. Sementara arah angin berhembus ke Barat Laut sampai dengan Timur Laut dengan kecepatan 09 – 36 kilometer per jam.

Ditambahkannya, pagi ini ada terdeteksi 17 hotspot di Riau yang tersebar di Bengkalis, Kampar, Kuansing dan Siak masing-masing satu tutuk. Sementara di Pelalawan lima titik, Inhil 6 titik dan Inhu 2 titik.

“Lima titik berada di level Confidence diatas 70 persen yang berarti berkemungkinan besar merupakan titik api. Titik tersebut berada di Kampar satu titik, Pelalawan tiga titik dan Inhu satu titik,” cakapnya.

Tak hanya di Riau, hotspot juga terdeteksi di daerah lain di pulau Sumatera. Seperti di Bengkulu 18 titik, Jambi 6 titik, Lampung 2 titik, Sumatera Barat 18 titik, Sumatera selatan 7 titik, Kepulauan Riau 2 titik dan Bangka Belitung 3 titik.

redaksiR7

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *