Smart Card Madani November Sudah Bisa Digunakan

Dalam rangka menuju smart city yang madani di kota Pekanbaru, Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT beserta beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, melakukan pertemuan dengan jajaran Direksi PT Bank Negara Indonesia (persero) Tbk di Kantor Pusat BNI di Jalan Jenderal Sudirman Nomor 1 Jakarta Pusat kemarin. Pertemuan itu juga dihadiri kepala Bank Indonesia Perwakilan Riau, Siti Astiyah.

Dalam pertemuan itu, Pemerintah Kota Pekanbaru bertemu langsung dengan Adisulistyowati yang lebih akrab disapa Susi selaku Direktur. Selain itu hadir juga pegawai BNI beserta jajarannya antara lain GM Hubungan Kelembagaan, GM Produk Management, CEO Wilayah, VP serta Hubungan kelembagaan dan VP Transactional Banking.

Dalam kesempatan itu, Walikota Pekanbaru DR H Firdaus ST MT, mengatakan bahwa pertemuan ini adalah dalam rangka membangun kemitraan yang sinergis antara Pemerintah Kota Pekanbaru dan Bank Negara Indonesia (BNI). Ini terkait dengan pelaksanaan Nota Kesepahaman dan perjanjian Kerjasama Penyediaan Pelayanan dan Penggunaan Layanan Jasa Perbankan untuk Masyarakat Kota Pekanbaru dalam bentuk penyediaan Kartu Combo Pekanbaru Smart Madani (Smard Card).

“Kita ucapkan terima kasih atas pertemuan yang dilaksanakan ini. Karena dalam pertemuan ini, kita akan membahas terkait penyediaan kartu Smart Card. Sehingga kedepan kartu ini bisa digunakan oleh masyarakat Pekanbaru dengan berbagai fungsi,” kata Firdaus.

Firdaus menyebutkan, demi percepatan menjadikan Pekanbaru menuju kota cerdas, maka Pemko akan bekerjasama membuat Smart Card. Sebab banyak kegunaan dari kartu pintar ini. Salah satunya bisa dipakai seperti kartu ATM.

“Kartu itu nantinya digunakan sebagai pelayanan. Seperti di pelayanan dinas pendidikan, dinas kesehatan dan dinas perhubungan. Selain itu, juga digunakan belanja di mall nantinya. Bahkan, Smart Card ini sudah dilauncing pada bulan Agustus lalu,” terang Firdaus.

Untuk menindaklanjuti pertemuan yang dilakukan antara Pemko dan pihak Bank BNI, maka dalam waktu dekat ini pihak Bank BNI akan memproduksi smart card sebanyak 10 ribu kartu.

“Smart Card ini diproduksi oleh Bank BNI pada bulan November nanti. Jika kartu itu sudah diproduksiĀ  maka para ASN, masyarakat, siswa dan siswi yang ada di Kota Pekanbaru bisa menggunakannya,” ungkapĀ  Plt Kepala Diskominfo Stastistik dan Persandian, Firmansyah Eka Putra.

Dijelaskan Eka, setelah dicetak nanti, tentu para ASN , masyarakat dan para pelajar akan sangat mudah mengunakan kartu pintar ini. “Kartu ini banyak sekali manfaatnya. Seperti sebagai kartu absensi, tabungan. Selain itu bisa dipakai untuk pembayaran pajak retribusi dan pelayanan di bus TMP,” ungkap Eka.

Eka menyebut, pihak Bank BNI akan mengesa agar kartu pintar ini bisa diproduksi. “Ini merupakan terobosan baru yang dilakukan oleh Bank BNI, karena ini yang pertama kali ada di Indonesia. Oleh sebab itu, jika tidak ada halangan pada bulan November nanti kartu pintar itu sudah bisa dipergunakan oleh ASN, masyarakat serta para pelajar. Makanya kita menggandeng beberapa OPD seperti dinas Kesehatan, Bapenda dan Disdik. Selain itu Dinas DPMPSPT serta Dinas Perhubungan untuk bisa menjadi pilot projek dalam pengunaan kartu pintar tersebut,” ujar Eka.

Ditambahkannya, pengunaan kartu cerdas ini tidak hanya bisa digunakan di Pekanbaru, akan tetapi sudah bisa digunakan juga di seluruh Indonesia. “Kartu cerdas ini penganti ATM, makanya bisa digunakan dimana saja. Oleh sebab itu, kartu pintar ini harus ada di tangan, sehingga jika melakukan transaksi akan mudah dan nyaman. Selain itu, kartu pintar yang aktif ini sudah bekerjsama dengan pihak bank, maka akan mendapatkan discount di tempat perbelanjaan dan supermarket,” tutupnya.

redaksiR7

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *