SMS Ketum Perindo, PP Pemuda Muhammadiyah: Kejaksaan Afirmasi Kepentingan Politik Tertentu

Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anhar menilai SMS Ketua Umum Partai Perindo, Hary Tanoesoedibjo sebagai penyampaian sikap yang biasa. Bahkan, ia menyebut tak ada ancaman dalam pesan singkat tersebut.

“Saya kalau melihat, sebutlah teguran. Biasa orang kalau sedang marah ada teguran untuk menyampaikan sikap ya biasa saja. Tidak ada ancaman serius,” ujar Dahnil, Senin (26/6/2017).

Dahnil menambahkan, posisi Hary Tanoe riskan menjadi korban politisasi. Terlebih dengan kondisi kejaksaan saat ini yang dianggap sebagai afirmasi kepentingan politik tertentu.

“Posisi Hary Tanoe seperti itu sangat rawan politisasi. Ditengah kondisi kejaksaan saat ini.
Jaksa terkesan tidak berdiri diatas hukum, tapi afirmasi politik tertentu,” sambungnya.

Oleh karena itu, Dahnil meminta agar cara-cara kriminalisasi seperti ini dihentikan. Hal tersebut untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kejaksaan.

“Model seperti ini harus dihentikan. Biar kepercayaan publik ke kejaksaan kembali bangkit,” tandasnya.

redaksir7plus/okz

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *