Target Telkomsel 2018, T-Cash Sudah Bisa Dipakai Oleh Pengguna yang Lain

Telkomsel semakin serius mengembangkan unit bisnis uang digital T-Cash. Cita-cita besarnya menjadikan T-Cash sebagai layanan pembayaran digital nomor satu di Tanah Air.

Berbagai strategi pun digencarkan untuk menghadapi ketatnya kompetisi di sektor ini. Salah satunya, T-Cash akan terbuka untuk semua operator atau diistilahkan “agnostik”.

CEO T-Cash, Danu Wicaksana, mengatakan timnya tengah mempersiapkan hal-hal teknis untuk mewujudkan T-Cash yang lebih inklusif. Inisiasi ini telah disepakati seluruh anggota direksi dan ditargetkan terealisasi mulai Maret 2018.

“Kami mau demokrasi financial product, demokrasi penggunaan. Masa yang bisa pakai T-Cash cuma pengguna Telkomsel? Itu menjadi sesuatu yang mengganjal buat kami,” ia menjelaskan, usai konferensi pers, Selasa (5/12/2017), di Kantor T-Cash, Energy Building, Jakarta.

Diketahui, operator lain pun sejatinya memiliki layanan pembayaran digital sendiri. Misalnya saja XL dengan “XL Tunai” dan Indosat dengan “Dompetku” yang belakangan ganti nama jadi “PayPro”.

Basically menurut kami kompetitor di sektor ini bukan pemain telko. Saya rasa mereka (XL, Indosat, dkk) juga menyadari. Investasi di mobile money mereka sudah sangat turun. Mereka tahu this is not the game they want to play,” Danu menuturkan.

Menurut dia, keterbukaan T-Cash untuk operator lain menguntungkan semua pihak. Di satu sisi cita-cita T-Cash sebagai layanan yang bisa diakses semua kalangan terpenuhi. Di sisi lain, T-Cash membantu operator lain menjual produk mereka.

“Salah satu KPI operator kan penjualan pulsa. Lewat T-Cash, kami bantu mereka jualan pulsa ke pelanggan mereka,” kata Danu.

Saat ini pelanggan T-Cash tercatat 10 juta orang, dengan pengguna aktif sekitar 30 persen. Selama setahun, T-Cash mencatat 60 juta transaksi dengan pemakaian pengguna rata-raya Rp 100.000 hingga Rp 150.000 per bulan.

redaksiR7

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *