Warga Beralih ke Pertalite,”Ini Namanya Pemaksaan”

Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis premium mulai langka di Pekanbaru. Akibatnya masyarakat seolah-olah “dipaksa” untuk beralih menggunakan Pertalite.

Heru, warga Jalan Pasir Putih Pekanbaru mengaku saat ini Premium sangat susah didapatkan. “satu SPBU yang ada di Pasir Putih ini kosong premium. Kalaupun ada paling sampai siang aja,” ujarnya, Rabu (6/9/20117).

Ia mengatakan agar kendaraan miliknya tetap bisa jalan, terpaksa menggunakan Pertalite. “Ya mau bagaimana lagi, terpaksa pakai Pertalite-lah. Seolah-olah kita dipaksa untuk membeli Pertalite dengan cara membatasi jumlah Premium yang ada di SPBU di Pekanbaru,” ungkapnya.

Hal senada disampaikan oleh Dila warga Suka Karya, Panam. Ia mengatakan kemarin ia baru saja mengisi BBM di SPBU Suka Karya.

“Awalnya sih mau isi Premium tapi antrian panjang, eh nggak berapa lama petugas SPBU meletakkan Plang pemberitahuan jika premium habis, ya terpaksalah isi Pertalite,” terangnya.

Ia berharap agar hal ini jangan sampai berlarut-larut. “Namanya BBM Premium kan memang harganya lebih murah dibanding Pertalite, masyarakat sangat butuh ini. Ya kalau Premium nanti lama-lama dihilangkan kayak mana rakyat kecil. Apa harus semuanya pindah pakai Pertalite atau Pertamax?” tutupnya.

redaksiR7

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *