XL Axiata Raih Dua Penghargaan Governance

PT XL Axiata Tbk. meyabet dua penghargaan sekaligus pada penerapan Tata Kelola Perusahaan yaitu The Best Equitable of Shareholders dan Top 50 of The Biggest Market Capitalization Public Listed Companies.

Chief Executive Officer (CEO) XL Axiata, Dian Siswarini mengemukakan dua penghargaan pada ajang The 9th IICD Corporate Governance Conference & Award 2017 tersebut merupakan bentuk komitmen dan keseriusan XL atas penerapan prinsip tata kelola perusahaan yang baik.

“Penghargaan ini tentunya menjadi kebanggaan bagi XL Axiata. Selain itu, penghargaan ini juga membuktikan bahwa perusahaan kami diakui dan dipercaya oleh masyarakat dan juga pemangku kepentingan terkait,” tuturnya, Rabu (29/11).

Dia menjelaskan ke depan XL Axiata akan tetap konsisten menjaga reputasi perusahaan melalui implementasi tata kelola perusahaan yang baik dan profesional.

Selain itu, XL Axiata juga akan mengedepankan pengelolaan keterbukaan informasi, transparansi, dan memelihara kepercayaan dari pelanggan XL Axiata,  pemegang saham, dan para pihak terkait lainnya.

“Dengan terus menerapkan tata kelola perusahaan yang baik, harapannya XL Axiata  terus mampu bersaing dalam industri yang semakin kompetitif di era Masyarakat Ekonomi Asean,” katanya.

IICD Award merupakan ajang  yang menilai perusahaan publik di dalam menerapkan Tata Kelola Perusahaan yang baik di seluruh Indonesia.

Inisiator ajang bergengsi ini adalah Indonesian Institute for Corporate Directorship (IICD),  sebuah organisasi non-profit di bidang tata kelola.

Acara ini juga dihadiri oleh Ir. Hoesen M.M, Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Bagi XL Axiata, penghargaan IICD Award ini adalah penghargaan yang kelima kalinya telah berhasil diraih sejak tahun 2013.

Penilaian pada ajang ini dilakukan oleh tim IICD dengan menggunakan acuan penerapan komponen tata kelola perusahaan berdasarkan pedoman GCG Scorecard yang digunakan di tingkat Asean yang meliputi antara lain hak-hak pemegang saham, perlakuan setara kepada pemegang saham, peranan pemangku kepentingan, keterbukaan informasi dan transparansi, serta tanggung jawab direksi dan dewan komisaris.

Penilaian ini mengambil sumber antara lain dari situs resmi perseroan,  laporan tahunan, laporan keuangan peseroan, serta keterbukaan informasi perseroan yang dimuat di website Bursa Efek Indonesia.

redaksiR7

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *